Senin, 07 Mei 2018

Tanda bahaya masa nifas

Mei 07, 2018

Tanda bahaya masa nifas yang yang harus diperhatikan dan diwaspadai tersebut antara lain adalah :
1. Perdarahan setelah melahirkan
Merupakan perdarahan yang terjadi dengan jumlah darah melebih 500 ml setelah bayi lahir. Menurut waktu dibagi menjadi dua yaitu Perdarahan primer yang terjadi dalam 24 jam setelah anak lahir dan perdarahan sekunder yang terjadi setelah 24 jam anak lahir. Hal-hal yang menyebabkan perdarahan setelah melahirkan adalah atonia uteri atau rahim tidak berkontraksi, perlukaan jalan lahir, tertinggalnya sebagian ari-ari, dan terlepasnya sebagian ari ari dari rahim.
2. Suhu Tubuh Meningkat
Suhu tubuh ibu mungkin akan mengalami peningkatan pada hari pertama setelah melahirkan. Ini merupakan hal yang wajar dan mungkin disebabkan oleh dehidrasi selama proses persalinan, usahakan untuk memperbanyak minum air untuk mengganti cairan yang hilang. Namun apabila setelah 24 jam suhu ibu tetap mengalami peningkatan, maka bisa jadi ini merupakan tanda bahaya masa nifas yang menunjukkan adanya infeksi setelah persalinan.
3. Sakit Kepala, Penglihatan Kabur, Pembengkakan Wajah
Jika hal tersebut terjadi maka kemungkinan pada saat hamil, ibu mengalami penyulit kehamilan berupa preeklampsia dan eklampsia. Pada umumnya gejala tersebut akan berkurang secara perlahan setelah ibu melahirkan, namun apabila masih terjadi hal ini merupakan tanda yang harus diwaspadai dan memerlukan pemeriksaan segera.
4. Subinvolusi Uterus
Merupakan proses involusi uteri atau pengecilan rahim yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga pengecilan rahim menjadi terhambat. Waspadai kemungkinan adanya subinvolusi uteri apabila darah setelah melahirkan mengeluarkan bau yang sangat tidak enak dan keluar gumpalan darah yang besar atau banyak dalam darah nifas.
5. Tromboflebitis & Emboli Paru
Rasa sakit yang muncul di tempat tertentu, misalnya perasaan lemah dan hangat di daerah betis atau paha dengan disertai atau tanpa disertai kemerahan, dengan bengkak dan nyeri pada saat menggerakkan kaki, kemungkinan tanda adanya gumpalan darah pada pembuluh darah di kaki. Rasa sakit juga dapat dirasakan di dada, yang bisa merupakan tanda adanya gumpalan darah pada paru-paru.
6. Depresi Setelah Persalinan
Periode nifas juga merupakan waktu dimana ibu dapat mengalami stres yang terjadi pasca persalinan, terutama pada ibu yang baru melahirkan untuk pertama kali. Tanda adanya depresi pasca persalina antara lain perasaan sedih, kecewa, sering menangis, gelisah, cemas, kehilangan ketertarikan terhadap hal menyenangkan, nafsu makan berkurang, kehilangan energi dan kehilangan motivasi, dan tidak bisa tidur. Depresi ini merupakan salah satu bahaya masa nifas yang sering tak disadari, padahal kondisi ini harus diwaspadai karena dapat mempegaruhi ibu sehingga ibu mungkin akan mengabaikan si bayi.
Mengetahui tanda bahaya nifas dan mewaspadainya merupakan suatu hal yang wajib dilakukan oleh ibu yang baru melahirkan. Oleh sebab itu, saya ingatkan lagi, segeralah ke dokter atau bidan apabila terjadi tanda bahaya nifas seperti darah yang keluar melebihi 500-600 ml, rahim terasa tidak berkontraksi atau lembek, darah yang keluar berbau menyengat, suhu tubuh ibu meningkat setelah 24 jam, keluar darah dengan gumpalan besar, nyeri dada, nyeri dan hangat serta merah di daerah betis, sakit kepala, penglihatan kabur, pembengkakan di wajah, dan depresi.
Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.idAkbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.
Sumber : https://mediskus.com/wanita/kenali-tanda-bahaya-masa-nifas

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2018 Kesehatan Wanita. All rights resevered. Designed by Moeslim

Back To Top