Kamis, 15 Maret 2018

Seluk beluk hamil mudah

Maret 15, 2018

Seluk beluk seputar Hamil Muda pada Wanita
Terkadang ibu ataupun suami yang baru menikah tidak sadar bahwa dalam perut sang ibu sudah terdapat janin kecil sebagai tanda awal kehamilan atau hamil muda. Karena memang banyak pasangan yang baru menikah kurang memahami berbagai gejala awal-awal kehamilan. Padahal sigap mengetahui kehadiran sang buah hati sangatlah perlu, baik untuk  suami maupun isteri dalam mempersiapkan berbagai hal demi menjaga kehamilan agar tetap sehat dan lancar sejak awal hamil muda. Pada artikel ini kami akan coba memaparkan berbagai informasi yang perlu anda ketahui seputar hamil muda pada ibu.

Tanda-Tanda Hamil Muda

Memang saat ini telah hadir berbagai alat-alat tes kehamilan yang bisa gunakan, atau Anda bisa pergi ke rumah sakit untuk melakukan  tes darah yang hasilnya lebih akurat untuk mengetahui ada atau tidaknya buah hati dalam perut. Namun sebelum Anda mengeluarkan uang, seyogyanya suami atau isteri harus terlebih dulu mengenali berbagai tanda-tanda kehadiran si jabang bayi. Berikut ini ditampilkan berbagai tanda-tanda hamil muda :

#1 Payudara yang membesar dan terasa lembut

Payudara yang naik dua atau tiga ukuran saat hamil disebabkan karena meningkatnya produksi hormon estrogen dan progesteron. Memang perubahan ukuran payudara ini agak sedikit kurang mengenakan bagi beberapa calon ibu, karena ada yang mengeluhkan nyeri saat disentuh dan agak gatal. Namun, tidak semua wanita mengalami hal ini. Selain itu, secara kasat mata terlihat puting menjadi lebih besar dan areola (lingkaran cokelat disekitar puting) warnanya terlihat lebih gelap.

#2 Bentuk Tubuh yang Berubah

Dalam usia kandungan mencapai 12 minggu (trimester awal = dalam 3 bulan), berat badan wanita akan naik sekitar 1.4 – 2.8 kg, ini adalah hal umum.  Kenaikan berat badan ini terjadi karena wanita biasanya tubuhnya akan membengkak pada lengan, paha dan bagian bokong. Untuk melihat perubahan bentuk tubuh ini diperlukan ketelitian bagi wanita atau pasangan. Jika berat badan Anda naik dari batas normal diatas, perbanyaklah melakukan aktivitas fisik seperti berkebun, membersihkan rumah, jalan-jalan setiap akhir pekan.

#3 Sering buang air kecil

Di awal-awal kehamilan memang bayi masih cukup kecil, namun rahim secara alami membesar karena menyiapkan ruang yang enak untuk perkembangan si jabang bayi. Rahim yang membesar ini membuat kandung kemih tertekan sehingga wanita akan sering bolak-balik kamar mandi.

#4 Mual / Morning Sickness

Gejala mual biasanya disertai muntah. Sebenarnya mual ini adalah gejala yang hampir mendatangi sebagai besar wanita hamil, ini terjadi karena adanya perubahan hormon dalam tubuh. Biasanya mual ini akan terasa parah pada pagi hari, maka itulah disebut Morning Sickness. Untuk mual ini dapat diatasi dengan asupan vitamin B6 atau mengasup olahan Jahe.

#5 Susah Buang Air Besar

Umumnya wanita harus sering-sering ke kamar mandi karena ingin pipis, namun untuk buang air besar biasanya susah sekali. Hal ini dikarenakan hormon progesteron meningkat sehingga menyebabkan kontraksi otot halus melambat.

#6 Mudah Lelah

Saat ada si janin, tubuh wanita akan bekerja lebih keras untuk mendukung pertumbuhan si buah hati. Karena itulah, wanita akan merasakan kelelahan lebih dari biasanya. Beristirahatlah saat merasa lelah dan tingkatkan pula zat besi agar sang ibu tidak menjadi anemia dan membuat kelelahan yang lebih lagi.

#7 Sensitif Terhadap Bau

Wanita akan merasa tidak tahan pada berbagai bau, walaupun itu bau makanan. Banyak terjadi kasus, wanita menjadi tidak mau makan makanan yang biasanya ia santap karena mencium baunya, mereka lebih menyuka makanan yang menjadi favoritnya sejak kecil. Untuk menghindari mual hingga muntah gara-gara bau, sebaiknya menghindari berbagai bau yang kurang enak di sekitar rumah. Hal ini dilakukan untuk ibu juga, agar makanan yang telah masuk tidak dikeluarkan kembali.

#8 Perubahaan Suasana Hati (mood)

Terkadang untuk masalah sepele, seorang wanita menjadi lebih mudah terbawa perasaan. Penyebab ini karena tubuh yang tidak enak karena perubahaan hormon serta mudahnya kelelahan menghampiri wanita, yang menyebabkan wanita agak sedikit berubah dari biasanya. Jadi bagi pasangan, harap maklum dan jangan membesar masalah yang sebenarnya sepele.
Itulah dia delapan tanda bahwa wanita sedanga hamil muda. Jika merasa adanya tanda-tanda tersebut di tubuh Anda, sebaiknya pergi ke dokter untuk mengecek kondisi kehamilan plus kesehatan Anda agar gejala tersebut tidak merusak aktivitas harian atau malah mengganggu kehamilan Anda yang masih muda. 

Makanan yang Perlu Dikonsumsi saat Hamil Muda

Hamil Muda dapat diumpakan sebagai pondasi dalam tumbuh kembang buah hati Anda. Hal ini tidaklah berlebihan sebab pertumbuhan awal janin terjadi pada saat kehamilan muda. Nah untuk mendukung agar janin tumbuh secara sehat dan baik, orang tua perlu tahu asupan makanan apa saja yang penting dikonsumsi saat hamil muda.

#1 Makanan yang mengandung asam folat

Bayam, Kangkung, Sawi, Brokoli, kubis atau kol, pisang, alpukat, jeruk, pepaya, kentang, sereal, hati ayam atau hati sapi, dan kacang-kacangan adalah beberapa sumber makanan yang mengandung asam folat. Asam Folat ini sendiri merupakan vitamin yang digunakan untuk pertumbuhan sel-sel baru yang dibutuhkan untuk perkembangan si janin. Sayangnya karena tubuh tidak menyimpan asam folat, maka Anda harus mengasup makanan yang telah disebutkan tadi.

#2 Karbohidrat, Kalori dan Protein

Karena tubuh bekerja keras dalam memberikan kondisi yang nyaman bagi buah hati untuk berkembang dan selain itu terjadinya proses pertumbuhan tubuh si janin itu sendiri maka penting untuk ibu hamil muda mulai sedikit menambah asupan makanannya. Hal ini mencegah sang ibu mudah lemas dan agar berat tubuh si janin selalu dalam kondisi normal. Menurut dr Hari Nugroho SpOG  dari RSUD Dr Soetomo, Surabaya, pada kondisi hamil setidaknya seorang wanita membutuhkan karbohidrat 175 gram /hari, protein 1,1 gram/hari dan total kalori yang meningkat sekitar 350-450 kkal dibanding saat tidak hamil. Untuk sumber karbohidrat, bisa didapatkan dari nasi atau umbi-umbian dan protein didapat dari sayuran atau olahan produk hewani.

#3 Kalsium

Banyak para wanita hamil mengeluhkan sakit punggung, beberapa dokter menduga penyebab sakit punggung ini karena wanita hamil kurang mengasup kalsium dalam jumlah cukup. Saat hamil, janin akan menggunakan kalsium yang diasup sang ibu untuk pembentukan tulang dan gigi.

#4 Vitamin A, B, C, D, E dan K

Tidak hanya saat hamil, mengasup vitamin lengkap setiap hari adalah sebuah keharusan jika ingin membuat tubuh sehat. Jika Anda saat ini tengah hamil muda maka menjaga kesehatan ibu dan buah hati yang ada dalam kandungan semakin penting untuk ditekankan. Anda bisa membeli susu hamil untuk melengkapi kebutuhan vitamin ini. Jika ingin alternatif, Anda bisa mengkonsumsi sayuran berwarna hijau atau orange (Vit A, Vit B2, Vit B3, Vit K), kacang-kacangan (Vit B1, Vit B3), Daging/hati (VitA, Vit B3, Vit B6, B12), Sereal / Gandum (Vit B1, Vit B3, Vit B6, Vit E), Buah-buahan (Vit B5, Vit C) serta sinar matahari (Vit D).

#5 Zat Besi

Untuk menghindari anemia saat kehamilan yang dapat mengganggu janin dan memastikan bahwa darah yang mengangkut oksigen (hemoglobin) bekerja secara optimal sehingga tidak timbul pusing saat hamil maka penting untuk mengasup zat besi ini. Kebutuhan zat besi setiap hari harus 30 mg/hari. Zat besi biasanya terdapat pada daging, ikan dan susu.

#6 Lemak Omega 3

Ada penelitian yang menyebutkan bahwa mengkonsumsi lemak omega 3 saat hamil akan membuat bayi cerdas. Oleh karena itu, banyak iklan-iklan produk susu hamil yang menampilkan nutrisi ini. Selain susu, sebenarnya lemak omega 3 ini dapat ditemukan pada ikan (terutama sarden, mackerel salmon), biji-bijian (biji labu kuning dan biji bunga matahari atau kuaci).

Saat Hamil Muda, Hindari Beberapa Hal Ini.

Selain menjaga asupan makanan yang penting untuk si janin, ada beberapa hal perlu diperhatikan agar kondisi kandungan tetap sehat. Karena walaupun Anda menjaga asupan dengan baik tapi melakukan beberapa hal dibawah ini ditakutkan akan terjadi keguguran. Mari kita simak beberapa hal yang harus dihindari di masa awal-awal hamil.

#1 Sebaiknya Seks Dikurangi

Seks saat awal-awal kehamilan sebenarnya agak berisiko karena akan timbul kontraksi di saluran kelahiran yang dapat menyebabkan keguguran spontan. Hal ini dikarenakan kondisi rahim masih lemah di usia kehamilan muda. Selain itu perlu diperhatikan pula akan posisinya, sebaiknya wani ta menghindari perutnya tertindih dan perlu melakukan koitus interuptus, yaitu ejakulasi sperma di luar vagina. Ahli kesehatan dr. Rifsia Ajani mengungkapkan alasannya, “Sebab sperma mengandung prostaglandin yaitu zat yang bisa merangsang kontraksi uterus, sehingga bisa menyebabkan keguguran,” ujar Rifsia.

#2 Hindari Rokok dan Alkohol

Kedua hal ini bersifat racun di dalam tubuh, sebaiknya Anda untuk sementara berhenti merokok atau minum alkohol saat hamil muda. Bagi suami yang merokok, hindarilah berdekatan dengan sang isteri.

#3 Jauhkan Stres dan Kendalikan Emosi

Bagi yang saat ini pertama kali hamil, masa yang paling tidak mengenakan adalah awal-awal kehamilan. Mual dan mudah lelah menjadi pemicu emosi wanita turun naik. Pikirkanlah hal yang bahagia di awal kehamilan, bermeditasi dan semakin mendekatkan diri pada Tuhan sangat membantu Anda terhindar dari stres dan emosi tak terkontrol.

#4 Jangan Sembarangan Konsumsi Suplemen, Multivitamin, Obat dan Zat-zat Kimia Lainnya

Ketika ada keluhan sakit saat hamil, sebaiknya konsultasikan kepada dokter yang berpengalaman. Sebab saat hamil wanita tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, perlu juga memikirkan dampak pada buah hatinya didalam perut.

#5 Hindari Aktivitas Berat.

Aktivitas berat seperti mengangkat barang-barang atau melakukan olahraga lari/ aerobic high impact dapat membuat wanita kelelahan berlebihan. Padahal saat awal-awal kehamilan, tubuh wanita akan bekerja dengan keras untuk menyiapkan pertumbuhan si janin. Maka dari itu, hindari aktivitas berat dan jangan takut minta tolong kepada suami Anda.

#6 Jangan Gunakan Pakaian Ketat dan Tidak Lentur

Perut wanita saat hamil tidak boleh tertekan, sebab seperti disebutkan sebelumnya bahwa rahim masih lemah ketika hamil muda. Gunakanlah pakaian longgar dan elastis merupakan jalan terbaik karena tidak mengganggu perkembangan janin. Tidak hanya pakaian luar saja, bra dan celana dalam juga sebaiknya harus mempertimbangkan kenyamanan sang ibu.
Itulah dia tiga artikel tentang mengetahui dan menjaga wanita saat hamil muda. Mudah-mudahan bermanfaat untuk menjaga tumbuh kembang buah hati selalu baik hingga saat kelahiran tiba dan juga untuk menjaga sang ibu selalu sehat dan fit.

Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.id Akbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.

Sumber :http://www.tokobajuhamil.com/artikel_seluk_beluk_seputar_hamil_muda_pada_wanita

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2018 Kesehatan Wanita. All rights resevered. Designed by Moeslim

Back To Top